Dalam masyarakat, ada sekelompok anak yang berbeda dengan anak-anak biasa. Anak dengan kebutuhan khusus yang disebut anak dengan autisme (ASD= Autistic Spectrum Disorder) atau anak autis. Jumlah mereka kian meningkat, dan dating dari segala golongan sosial. Mereka perlu diterima sebagai layaknya anak manusia pada umumnya.
Autisme bukan penyakit menular, melainkan gangguan dalam perkembangan yang disebabkan oleh banyak faktor. Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak, yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia 3 tahun. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak mempunyai kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif.
Pesan kepada masyarakat, pemerintah dan industri obat dalam negeri
1. hilangkan mitos yang selama ini beredar di masyarakat bahwa “autis” itu identik dengan “cacat mental”, “gila” atau malah “genius”. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa autisme/ASD (= Autistic Spectrum Disorder) memiliki spectrum yang luas dari yang “high functioning” hingga “low functioning”.
2. Terimalah anak autis/penyandang autisme dalam masyarakat, termasuk kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, juga kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang layak sesuai keahliannya.
3. Mengingat bahwa sekolah dan berbagai terapi untuk anak-anak autis saat ini terbilang “sangat mahal”, sedangkan autisme dapat menimpa siapapun tanpa melihat status sosial atau kekayaan, maka sebaiknya Pemerintah memberi perhatian yang memadai pada anak dan remaja penyandang autisme yang jumlahnya kian besar ini, dengan menyediakan pendidikan (sekolah khusus, sekolah inklusi setingkat SD sampai kejuruan) dan sarana kesehatan (klinik/pusat terapi, dan lain-lain).
4. Kurangi konsumsi zat kimia pengawet, perasa, pewarna, pengemulsi, penghalus, pengembang, MSG, yang dapat memperburuk keadaan penyandang autis bila mengkonsumsinya. Kami menghimbau pula produsen/pabrik obat dalam negeri untuk dapat memproduksi suplemen (yang biasa dikonsumsi oleh penyandang autis) di dalam negeri sendiri, karena selama ini masih banyak yang diimport, sehingga terasa mahal.
5. Autisme bukanlah akhir dari segala-galanya. Tidak perlu berputus asa kalau dikaruniai anak autis. Orangtua harus menerima kenyataan. Penanganan yang tepat, dan penyediaan kesempatan belajar yang luas akan memperbesar kemungkinan pemulihan dan pengembangan diri anak-anak autis.
Bila autisme dapat dideteksi sejak dini dan kemudian ditangani secara tepat dan intensif, maka anak autis diharapkan dapat berkembang secara optimal.

